Operations Manual¶
Manual ini merupakan acuan operasional tunggal untuk pekerjaan Dealing Room. Manual ini merangkum SOP Shift harian, template, penanganan Incident, eskalasi Risk, pelaporan, dan kontrol kewenangan dalam serangkaian halaman praktis yang ringkas.
Cara Menggunakan Manual Ini¶
| Kebutuhan | Gunakan |
|---|---|
| Memulai, menjalankan, atau melakukan Handover Shift | Operasional Shift |
| Menangani Incident, masalah Quote, dampak terhadap Client, atau eskalasi Risk | Alur Kerja Incident & Risk |
| Memeriksa standar kewenangan, persetujuan, pelaporan, atau rekonsiliasi | Tata Kelola & Pelaporan |
| Mencari istilah | Glosarium |
Prinsip Operasional¶
Manual ini bukan jenjang jabatan maupun daftar template yang berdiri sendiri. Dealer harus menggunakannya untuk menjawab lima pertanyaan praktis:
- Apa yang harus diperiksa sekarang?
- Bukti apa yang harus disimpan?
- Siapa yang bertanggung jawab atas tindakan berikutnya?
- Apa yang memerlukan konfirmasi Shift Leader?
- Apa yang harus diserahterimakan atau ditinjau nanti?
Hierarki Dokumen¶
| Lapisan | Tujuan |
|---|---|
| Bab pelatihan | Mengajarkan pertimbangan, konsep, dan penanganan skenario |
| Operations Manual | Menetapkan cara kerja baku |
| Catatan kerja | Mendokumentasikan bukti Shift, tindakan, pemilik yang ditugaskan, dan waktu pembaruan berikutnya |
| Catatan persetujuan tindakan terkendali | Mengonfirmasi pihak yang berwenang melakukan atau menyetujui tindakan terkendali |
Aturan Standar Pencatatan¶
Setiap catatan operasional yang material harus mencakup:
Waktu:
Observasi:
Cakupan terdampak:
Bukti:
Tindakan saat ini:
Penanggung jawab yang ditetapkan:
Pembaruan berikutnya:
Item terbuka: